Berangkat dari minimnya dokumentasi mengenai hasil-hasil penelitian yang menggambarkan kondisi perempuan, bidang publikasi dan kampanye merancang berbagai kegiatan penerbitan.
Selain hasil laporan penelitian WRI, juga diterbitkan hasil-hasil penelitian yang menggunakan metodologi feminis. Serta diterbitkan hasil-hasil pelatihan dari proses belajar dan pengalaman WRI selama melakukan kegiatan pelatihan maupun lokakarya. Semua materi ini dikemas dalam bentuk buku, modul, factsheet maupun jurnal.
Dalam rangka mensosialisasikan hasil-hasil penelitian bagi pemberdayaan masyarakat di tingkat lokal melalui berbagai penerbitan. WRI juga menjadikan website sebagai media kampanye lembaga dalam mensosialisasikan hasil-hasil penelitian tersebut ke masyarakat yang lebih luas.
Tujuan
- Mensosialisasikan hasil-hasil penelitian WRI kepada pengambil kebijakan dan masyarakat yang luas.
- Memperkaya wacana buku yang menggunakan analisa feminis bagi masyarakat luas dan dukungan materi tentang kondisi dan posisi perempuan kepada organisasi-organisasi di berbagai daerah di Indonesia.
- Memperkuat kegiatan advokasi gender mainstreaming di berbagai daerah.
- Mendokumentasikan hasil-hasil penelitian yang berperspektif feminis berupa buku-buku, modul, maupun jurnal.
- Website sebagai media kampanye dan sarana pertukaran informasi, dan penyimpanan data-data hasil penelitian WRI, buku-buku WRI atau penerbitan lainnya yang dapat diakses melalui website.
Program Kerja Publikasi dan Kampanye
- Penerbitan Buku Bunga Rampai “Decentralization and Women in Indonesia”
Tulisan pertama buku ini berbasis pada dua penelitian empiris WRI yang berjudul “Dampak Otonomi Daerah terhadap Partisipasi Politik Perempuan dalam Politik Lokal” dan penelitian berjudul “Perspektif, Pola Strategi dan Agenda Gender Organisasi Perempuan”. Tulisan ini menunjukkan bagaimana ruang publik dan peran politik perempuan dibangun dalam politik lokal berikut dampaknya terhadap kehidupan perempuan. Serta pemaparan mengenai berbagai pola dan strategi serta kepentingan gender apa yang didefinisikan oleh perempuan baik sebagai individu maupun bagian dari organisasi perempuan yang pada akhirnya akan muncul menjadi kepentingan publik. Juga apakah agenda gender yang diperjuangkan oleh organisasi perempuan selama ini telah dikembangkan dan bertolak dari kesadaran akan keragamannya (nilai-nilai budaya lokal) sendiri, sekaligus juga untuk memenuhi tujuannya memperjuangkan kepentingan perempuan.Sementara tulisan ke dua memaparkan bahwa advokasi anggaran berkeadilan gender merupakan program strategis untuk mendorong penerapan anggaran berkeadilan gender, baik di tingkat nasional maupun lokal, terbukti dengan munculnya beberapa regulasi yang lebih berkeadilan gender. Program advokasi anggaran berkeadilan gender dapat meningkatkan partisipasi perempuan dalam perencanaan dan penganggaran yang berdampak pada peningkatan kualitas hidup kelompok marjinal terutama perempuan. Sekaligus memberikan kontribusi pada perubahan nilai-nilai tentang gender, peningkatan peran perempuan dalam proses pengambilan keputusan di semua institusi masyarakat, dan pada penyusunan kebijakan yang responsif gender.
Tulisan ke tiga membahas bagaimana NGO yang bergerak dalam isu atau program governance dan penguatan masyarakat sipil mengintegrasikan perspektif gender dalam program kerja mereka di era otonomi daerah.
Tulisan ke empat memuat tentang dampak otonomi daerah terhadap peminggiran perempuan dalam proses pengambilan keputusan di daerah. Otonomi daerah selain membuka ruang-ruang partisipasi politik perempuan juga berdampak pada semakin menguatnya tuntutan akan identitas kedaerahan seperti identitas budaya dan agama seperti penerapan syariah islam dan dampaknya pada pertisipasi politik perempuan di daerah.
Sedangkan tulisan ke lima merupakan hasil Tesis yang melihat tradisi lisan, yang dipraktekkan oleh perempuan Aceh masa kini, untuk memahami perlawanan yang dimainkan perempuan Aceh terhadap wacana yang menyingkirkan mereka dari wilayah politis. Tesis ini mencoba melihat perbedaan posisi-posisi subjektivitas yang diambil oleh aktivis perempuan Aceh di tengah keanekaragaman wacana, yang disusun paling tidak atas gender, kebangsaan, dan agama.
- Penerbitan Buku tentang Buruh Perempuan di Kawasan Berikat Nusantara Cakung, Kawasan Industri Cikarang, Kawasan Industri Jababeka dan Kawasan Berikat Nusantara Priok
Buku ini mengkaji persoalan kontribusi pendidikan terhadap pemahaman buruh perempuan akan hak-haknya sebagai pekerja. Pendidikan dalam hal ini meliputi pendidikan baik formal maupun informal. Juga digambarkan bagaimana pendidikan tersebut memberikan kontribusi terhadap kesadaran buruh perempuan akan hak-haknya. Selain itu juga digambarkan bagaimana kesadaran buruh perempuan dalam melindungi kesehatan reproduksinya dan bagaimana buruh perempuan memperjuangkan hak-hak kesehatan reproduksinya.Pembahasan dalam buku ini juga meliputi bagaimana kesejahteraan buruh perempuan yang berkaitan dengan sistem kerja perburuhan. Kesejahteraan yang dilihat tidak terbatas pada modal ekonomi saja, tetapi juga pada modal sosial dan politik di dua kewilayahan industri yaitu perusahaan yang berada di dalam dan di luar kawasan industri. Berbagai problematika yang dihadapi oleh buruh perempuan dalam mengimplementasikan haknya untuk berorganisasi juga melengkapi pembahasan dalam buku ini.
- Penerbitan Buku hasil penelitian tentang “Persepsi, Pola Strategi dan Kepentingan Gender Organisasi Perempuan di 5 wilayah” antara lain DKI Jakarta, Mataram (Nusa Tenggara Barat), Pontianak, Makassar dan Padang (Sumatera Barat)
Buku ini mencoba memaparkan berbagai pola dan strategi serta kepentingan gender apa yang didefinisikan oleh perempuan baik sebagai individu maupun bagian dari organisasi perempuan yang pada akhirnya akan muncul menjadi kepentingan publik. Apakah agenda gender yang diperjuangkan oleh organisasi perempuan selama ini telah dikembangkan dan bertolak dari kesadaran akan keragamannya (nilai-nilai budaya lokal) sendiri, sekaligus juga untuk memenuhi tujuannya memperjuangkan kepentingan perempuan. Mengingat definisi gender adalah pertemuan kepentingan begitu banyak pihak, maka ruang gerak organisasi yang bekerja dalam wilayah ini pun meluas dan menyempit sesuai kondisi politik.
- Penerbitan Buku Hasil Penelitian tentang Dampak Affirmative Action Caleg Perempuan terhadap Kebijakan Partai Politik dalam Masa Otonomi Daerah
Buku ini melihat kebijakan yang selama ini dilakukan oleh Partai Politik dalam merespon kuota 30%. Digambarkan seberapa efektif kebijakan affirmative action berupa kuota 30% itu memberi pengaruh terhadap kebijakan partai politik dalam merekrut kader perempuan. Diharapkan kajian dalam buku ini merekomendasikan perubahan kebijakan pemilu yang lebih mendorong peningkatan representasi perempuan dalam legislatif.
- Penerbitan Buku Hasil Penelitian tentang Penilaian terhadap Akses Pelayanan Kesehatan pada Masyarakat Miskin
Buku ini diterbitkan untuk menjawab permasalahan gambaran akses dan pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh perempuan pada masyarakat miskin, dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi akses dan pemanfaatan terhadap pelayanan kesehatan yang tersedia. Dipaparkan juga berbagai persoalan yang dihadapi oleh masyarakat miskin ketika mengakses dan memanfaatkan fasilitas kesehatan. Dari temuan atas semua persoalan maupun hambatan tersebut, diharapkan adanya upaya untuk mencari perbaikan terhadap fasilitas kesehatan agar perempuan memiliki akses, pemanfaatan dan kualitas pelayanan kesehatan dengan baik.
- Penerbitan Modul Pelatihan Penguatan Kapasitas Advokasi Kesehatan Ibu dan Anak
Buku ini melihat dampak program-program Safe Motherhood yang diselenggarakan pemerintah terhadap kesehatan reproduksi perempuan. Karena pada kenyataanya dapat dilihat bahwa program Safe Motherhood yang dilakukan pemerintah belum mampu menurunkan angka kematian ibu dan bayi, justru angka kematian ibu dan bayi cenderung meningkat.
- Penerbitan Buku Good Practices Gender Budget (Pengalaman Penerapan Anggaran Berkeadilan Gender di berbagai Negara)
Penerbitan buku mengenai best practices gender budget Indonesia dan Mancanegara berisi strategi untuk meningkatkan partisipasi politik perempuan dalam politik lokal. Buku ini menggambarkan strategi dalam mengimplementasikan program anggaran berkeadilan gender, seperti keberhasilan penerapan anggaran berkeadilan gender di Recife, Pernumbuco, Brazil. Dari buku ini didapatkan pemahaman bagaimana pejabat pemerintah lokal dapat memfasilitasi, mempromosikan dan menjamin implementasi penganggaran pelayanan kesehatan dan program-programnya untuk perempuan miskin. Diharapkan buku ini dapat mengembangkan strategi dan best practices di seluruh negara dalam rangka mendorong dampak dan manfaat yang setara antara perempuan dan laki-laki di semua sektor kehidupan
- Penerbitan Buku Hasil Penelitian tentang Diskriminasi Gender dalam Kebijakan Publik di Kabupaten/Kota yang Menerapkan Syariat Islam
Buku ini mengkaji berbagai persoalan yang muncul akibat adanya Perda yang tidak berpihak kepada kepentingan dan kebutuhan perempuan. Karena dalam era otonomi daerah banyak muncul kebijakan publik di tingkat lokal yang antara lain memasukkan nilai-nilai adat maupun agama dalam bentuk peraturan daerah yang sayangnya justru membatasi ruang gerak perempuan. Buku ini diharapkan mampu mendorong adanya kebijakan yang lebih memenuhi kebutuhan dan kepentingan perempuan serta dapat menjadi acuan bagi pemangku kepentingan dan pihak yang terkait dalam proses perumusan kebijakan.
- Penerbitan Modul Penelitian Kuantitatif dan Training Enumerator
Modul ini dibuat untuk menjadi acuan bagi enumerator dalam melakukan pengumpulan data penelitian yang menggunakan metode survei. Dalam modul ini dipaparkan bagaimana langkah-langkah melakukan penelitian kuantitatif (survei), misalnya bagaimana melakukan pengambilan sampel dan melakukan pengumpulan data/wawancara berstruktur (kuesioner). Panduan juga berisi materi pengumpulan data survei termasuk juga teknik wawancara berstruktur (kuesioner), selain pemberian materi dasar tentang analisis gender, karena penelitian ini merupakan penelitian feminis.
- Factsheet Gender Budget Update
Gender budget update merupakan publikasi yang berisi pengetahuan tentang perkembangan konsep, tools, metodologi, strategi pengembangan advokasi gender budget serta berbagai contoh keberhasilan pengalaman advokasi gender budget oleh para pelaksana advokasi gender budget, baik di Indonesia maupun mancanegara. Hal ini dimaksudkan untuk mendorong tingkat partisipasi perempuan dalam politik dan wilayah publik, dalam rangka advokasi anggaran berkeadilan gender. ***
