Women Research Institute

Promoting women leadership and inclusive,
gender-based, and sustainable natural resource governance

Editorial

  • Dampak Konsesi Hutan terhadap Kehidupan Perempuan

    Data Global Forest Watch (GFW) mencatat hilangnya Tutupan Pohon di Lahan Gambut di Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Siak, Riau. Hal ini berpotensi terhadap terjadinya kebakaran hutan yang berangsur lama. Jumlah hutan yang terdegrasi proporsinya jauh lebih banyak dibandingkan hutan murni. Perempuan yang tergantung pada kondisi hutan akan mengalami dampak yang berkepanjangan di masa mendatang. Laju deforestasi yang semakin cepat per tahunnya di picu oleh banyaknya izin konsesi yang diberikan pada perusahaan-perusahaan perkebunan dan kehutanan, mengakibatkan akses masyarakat terhadap hutan dan sumber daya alam juga semakin terbatas.

Pelatihan Kesetaraan Gender/Pemberdayaan Perempuan dan Dampak Korupsi bagi Perempuan atas bantuan dari USAID CEGAH di Medan (Juli 2017) telah memberikan pemahaman dan kesadaran partisipan mengenai konsep dan implementasi kesetaraan gender serta intervensi pemberdayaan perempuan, khususnya dalam upaya pencegahan korupsi. Diikuti oleh 7 unsur Lembaga satuan kerja perangkat daerah dan 4 lembaga swadaya masyarakat, pelatihan ini kaya akan informasi pengalaman pencegahan anti korupsi dari berbagai sektor, yaitu kesehatan, lingkungan, pemerintahan dan pemberdayaan perempuan.

 

Pemahaman terkait upaya anti korupsi ditindaklanjuti oleh partisipan dengan membuat jaringan kolaborasi dan kemitraan. Pembentukan jaringan alumni pelatihan diwujudkan dalam wadah platform whatsapp bernama Anak Medan Anti Korupsi (AMAK). Jaringan tersebut banyak mendiskusikan terkait praktik penyelenggaraan pemerintahan di berbagai sektor. Dari berbagai isu yang dibahas, isu kesehatan merupakan topik yang paling sering didiskusikan diantara Lembaga. Hal ini dikarenakan isu kesehatan beririsan juga dengan Lembaga lain di jaringan tersebut. Seperti halnya ketika membahas isu BPJS Kesehatan terkait efektivitas pelayanan kesehatan yang juga berhubungan dengan indikasi praktik korupsi, diskusi dipicu oleh Ibu Rita, Kepala PKRS (Promosi Kesehatan Rumah Sakit) institusi rumah sakit umum HAM Medan dan ditanggapi secara aktif oleh Lembaga lain. Hingga akhirnya diskusi mendorong ide solutif dan inisiasi pelibatan setiap Lembaga untuk ikut serta dalam mengatasi persoalan peningkatan layanan kesehatan, terutama untuk meningkatkan kesehatan reproduksi. Inisiasi tersebut diaplikasikan pada rencana advokasi bersama untuk mencegah terjadinya korupsi dan meningkatkan efektivitas BPJS Kesehatan.

 

Tentunya, jaringan ini membantu institusi RSU HAM Medan untuk dapat meningkatkan layanan kesehatan atas bantuan kolaborasi antar Lembaga. Strategi kemitraan atas dasar memerangi korupsi menjadi landasan yang kuat bagi setiap Lembaga untuk dapat terlibat. Pada akhirnya, kolaborasi tersebut merupakan peluang dan modal yang kuat untuk peningkatan kesehatan masyarakat. 

Publikasi Terbaru

  • Panduan Pelatihan Kepemimpinan Perempuan

    Panduan Pelatihan Kepemimpinan Perempuan ditulis berdasarkan serangkaian pelatihan peningkatan kapasitas kepemimpinan perempuan yang dilakukan oleh Women Research Institute (WRI) di lima wilayah terpilih, yaitu Padang, Deli Serdang, Mataram, Pekanbaru, dan Jakarta. Hal ini merupakan tindak lanjut dari penelitian yang dilakukan oleh WRI pada 2012 dengan tajuk "Feminist Leaderships Paska Negara Otoritarian Indonesia dalam Mempengaruhi Gerakan Sosial dan Korelasinya dengan Peningkatan...

Lembar Informasi

Press Release

Informasi Terkini