Women Research Institute

Promoting women leadership and inclusive,
gender-based, and sustainable natural resource governance

Editorial

  • Dampak Konsesi Hutan terhadap Kehidupan Perempuan

    Data Global Forest Watch (GFW) mencatat hilangnya Tutupan Pohon di Lahan Gambut di Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Siak, Riau. Hal ini berpotensi terhadap terjadinya kebakaran hutan yang berangsur lama. Jumlah hutan yang terdegrasi proporsinya jauh lebih banyak dibandingkan hutan murni. Perempuan yang tergantung pada kondisi hutan akan mengalami dampak yang berkepanjangan di masa mendatang. Laju deforestasi yang semakin cepat per tahunnya di picu oleh banyaknya izin konsesi yang diberikan pada perusahaan-perusahaan perkebunan dan kehutanan, mengakibatkan akses masyarakat terhadap hutan dan sumber daya alam juga semakin terbatas.

Kegiatan studi banding WRI ke Korea mencoba mengumpulkan informasi dan telaah kerja organisasi, dan secara khusus bagaimana pengelolaan pengetahuan, dengan jaringan kerja internasional (regional) TAF yang cukup relevan dan bisa saling berbagi pembelajaran/lessons learnt, sehingga kegiatan pertukaran pengetahuan antara dua negara yang berbeda latar belakang politik, birokrasi, sosial budaya dan sejarah patriarkinya dapat menjadi pengelolaan sumber-sumber pengetahuan secara optimal.

 

Pada dasarnya, secara kelembagaan, WRI memperoleh manfaat dengan cukup optimal, salah satunya diindikasikan dengan tindak lanjut program-program pendidikan (training), antara lain dari Korean Women Development Institute (KWDI) yang dalam proses perencanaan hingga pelaksanaannya melibatkan WRI secara cukup sistematik. Setelah kegiatan studi banding WRI ke Korea, terjadi diskusi dan rapat di kantor WRI dengan KWDI (April 2011) yang dihadiri Presiden Direktur KWDI sendiri, dan kemudian dilanjutkan dengan workshop di Jakarta pada Agustus 2011. Workshop ini adalah diskusi experts (para ahli) masing-masing tentang a) Pemberdayaan Politik Perempuan dan Kepemimpinan, b) Pengembangan Kapasitas Kelompok-kelompok Perempuan Akar Rumput dan c) Kekerasan terhadap Perempuan & Hak Asasi Manusia.

 

Selain itu patut dicatat bahwa kesempatan WRI ikut menghadiri perayaan Hari Perempuan Internasional di Korea, memperoleh informasi dan pelajaran yang cukup relevan untuk bagaimana bekerja dengan institusi media massa untuk secara kontinyu dan teratur mempromosikan gagasan maupun praktik mempromosikan kesetaraan gender. Pembelajaran yang diperoleh bukan hanya bermanfaat bagi WRI secara khusus, namun dengan gerak geliat aktif WRI menyebarkan dan meneruskan kegiatan-kegiatan tersebut untuk pergerakan perempuan secara khusus maupun perubahan relasi gender yang lebih adil bagi masyarakat Indonesia pada umumnya.

 

Kegiatan Studi Banding Ke Korea, 6-11 Maret 2011, diwakili Executive Director, Research Director dan Senior Advisor.

Kegiatan pada umumnya berupa diskusi, menjelajahi informasi dan saling kenal dan bertukarpandangan serta pengetahuan tentang:

  1. Cara kerja kelembagaan

  2. Isu aktual gender Indonesia dan Korea

  3. Metode dan pengelolaan penelitian

  4. Referensi dan kepustakaan

  5. Gender studies and training

  6. Gender policies dan strategies of implementation

  7. Gender statistic

  8. Gender praxis in different sectors (education, job and entreprenurship, politic, social-culture, cyber & IT, women migrant workers)

  9. International/regional networks and collaboration

  10. Knowledge management

 

Pada lembaga yang mempunyai sarana (KWDI), WRI memeriksa koleksi pustaka dan cara akses via internet, dan WRI juga bertukar sejumlah buku atau terbitan yang diperlukan dengan semua lembaga yang dikunjungi.

 

Di Gyunggi WDC, WRI sangat menikmati exposure ke semua workshops job dan entreprenurship yang tersedia, juga sarana penitipan anak untuk ibu bekerja serta uraian historis berdirinya GWDC.

 

Kegiatan Studi Banding Ke Korea: 

  1. Menghadiri perayaan Hari Perempuan Internasional/ International Women’s Day: Awards to Korea women of the year.

  2. Mengunjungi dan roundtable discussion dengan KWDI (Dr. Kim Eun-kyung, Dr.Kim Young-hae & KWDI senior researchers).

  3. Mengunjungi & diskusi dengan Asian Center for Women’s Studies Ewha Women University (Prof. Chang Pilwha–director, Jieun Roh–research Manager, and Dr. Shin Heisoo former expert UN CEDAW, member UN Ecosoc).

  4. Mengunjungi Gyunggi WDC --job training, entrepreneurship, education for women—discussion plus excursion to GWDC workshops facilitated by Choi Yeon-kyung.

  5. Mengunjungi Korea Institute for Gender Promotion & Education/Kigepe (Dr. MinKeun Sig-director, Prof. Jun Gilyang, Prof. Lee Sungsook) & Mr. Park SunYoung–manager of Cyber Education Division, Ms. Kim HyunJeong, Kim Hyewon from International Development Cooperation Center.

  6. Mengunjungi Women’s Association Utd (KWAU) dengan Chair Ms.ChoYung Sook & LeeKyung, Sec-Gen.

  7. Mengunjungi Korean League on Women Voters, diskusi dengan In Gyung Hwang–president, Kwon Sun Ok–director, and members Mi Sook & Margareth.

Publikasi Terbaru

  • Panduan Pelatihan Kepemimpinan Perempuan

    Panduan Pelatihan Kepemimpinan Perempuan ditulis berdasarkan serangkaian pelatihan peningkatan kapasitas kepemimpinan perempuan yang dilakukan oleh Women Research Institute (WRI) di lima wilayah terpilih, yaitu Padang, Deli Serdang, Mataram, Pekanbaru, dan Jakarta. Hal ini merupakan tindak lanjut dari penelitian yang dilakukan oleh WRI pada 2012 dengan tajuk "Feminist Leaderships Paska Negara Otoritarian Indonesia dalam Mempengaruhi Gerakan Sosial dan Korelasinya dengan Peningkatan...

Lembar Informasi

Press Release

Informasi Terkini