Women Research Institute

Promoting women leadership and inclusive,
gender-based, and sustainable natural resource governance

Sumber: KaltimPost.co.id, Selasa, 13 Desember 2011


SENDAWAR - Warga Kubar belum mematuhi sosialisasi soal Jampersal. Saat melahirkan anak ketiga, masih banyak yang meminta Jaminan persalinan (Jampersal) ketika pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah Harapan Insan Sendawar (RSUD HIS) Kubar. Padahal, aturannya, yang ditanggung biaya melahirkan melalui program Jampersal hanya sampai anak kedua saja.


“Baru-baru ini, ada ibu yang melahirkan mau operasi lagi mendapatkan surat rujukan Jampersal dari dokter Puskesmas. Setelah dicek, ternyata ibu yang melahirkan itu sudah anak yang kelima,” ungkap Direktur RSUD HIS Sukwanto di RSUD HIS, Kamis (24/1) kemarin.

Sumber: KOMPAS, Selasa, 13 Desember 2011


Jakarta, Kompas - Kementerian Kesehatan menyinergikan program jaminan persalinan dengan usaha menekan pertumbuhan jumlah penduduk. Tahun 2012, pemerintah hanya membiayai persalinan bagi anak pertama dan kedua.


”Ada sinyalemen, program Jaminan Persalinan (Jampersal) malah menggagalkan program Keluarga Berencana karena (dinilai) mendorong untuk punya banyak anak. Ke depan, peserta Jampersal harus ikut program Keluarga Berencana (KB),” kata Slamet Riyadi Yuwono, Direktur Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak Kementerian Kesehatan, Senin (12/12), di Jakarta, seusai menjadi pembicara dalam seminar nasional ”Percepatan Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dalam Upaya Pencapaian MDGs 2015” yang diselenggarakan Women Research Institute (WRI).

Sumber: KOMPAS, Selasa, 13 Desember 2011


JAKARTA, KOMPAS - Indonesia masih tertinggal dari negara-negara tetangga dalam penanganan kasus kematian ibu. Harus dilakukan upaya keras untuk mengatasi dan menyiasati segala tantangan untuk meningkatkan angka harapan hidup ibu.


Angka kematian ibu (AKI) di Indonesia menurut Kementerian Kesehatan sebesar 228 per 100.000 kelahiran hidup. Padahal, targetnya tercapai AKI paling tidak 102 per 100.000 kelahiran hidup pada 2015.