Women Research Institute

Promoting women leadership and inclusive,
gender-based, and sustainable natural resource governance

Sumber: ANTARA, Kamis, 26 April 2012


Jakarta (ANTARA) - Anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka menyatakan mendukung keterwakilan perempuan di parlemen hingga 30 persen tapi harus tetap mengutamakan kapasitas.


"Anggota parlemen baik laki-laki atau perempuan bukan mewakili dirinya sendiri, tapi mewakili masyarakat yang menjadi konstituennya dan partai politik," kata Rieke Diah Pitaloka pada seminar "Perempuan dan Pembuatan Kebijakan di DPR RI", di Jakarta, Kamis.

Sumber: Sumber Post, Jum'at, 14 Desember 2012


Women Research Institute (WRI) menyelenggarakan peluncuran film dokumenter serta seminar bertajuk “Mengakhiri Pernikahan Dini dan Mengurangi Angka Kematian Ibu” pada tanggal 12 Desember 2012 sebagai bentuk menggalang perhatian publik mengenai isu kesehatan reproduksi remaja yang belum cukup mendapatkan perhatian utama di Indonesia.


Pengalaman Women Research Institute (WRI) dalam melaksanakan kegiatan penguatan warga termasuk perempuan dan remaja di Lombok Tengah dan Gunungkidul yang coba dipaparkan melalui film dokumenter pendek, menunjukkan adanya kelaziman pernikahan di bawah umur dan kehamilan yang tidak diinginkan.

Sumber: Female KOMPAS.com, Kamis, 13 Desember 2012


JAKARTA, KOMPAS - Pernikahan dini memicu tingginya angka kematian ibu saat melahirkan. Selain minim sosialisasi tentang kesehatan reproduksi, faktor kemiskinan turut mendorong tingginya angka pernikahan dini. Mengakhiri pernikahan dini dan mengurangi angka kematian ibu di Indonesia masih menjadi tantangan berat.


Hal itu mengemuka dalam seminar ”Mengakhiri Pernikahan Dini dan Mengurangi Angka Kematian Ibu”, Rabu (12/12), di Jakarta. Acara itu dihadiri Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi; Direktur Eksekutif Women Research Institute, lembaga penelitian yang mengembangkan konsep tata pemerintahan adil jender, Sita Aripurnami; Wakil Bupati Gunung Kidul Imawan Wahyudi; dan Asisten Deputi Gender dalam Kesehatan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dewi Yuniati.