Women Research Institute

Promoting women leadership and inclusive,
gender-based, and sustainable natural resource governance

Keterlibatan dalam gerakan perempuan, diawali 1984 dengan menekuni diskusi masalah buruh dan penggusuran. Kegiatan ini menggulirkan didirikannya organisasi perempuan Kalyanamitra pada 1985, dan menekuni pendidikan penyadaran gender. Keaktifannya di tingkat nasional sampai internasional, seperti menjadi anggota Asia Pacific Women, Law & Development (1988-1996), juga Global Fund for Women (1989-1996). Selain itu Sita juga menjadi pembicara dan berpartisipasi dalam beragam pertemuan seperti International Conference on Population & Development di Cairo 1994 juga the UN Women’s Conference di Beijing 1995. Pada 1996-1997, Sita melanjutkan studi S2-nya dalam bidang studi gender di London School for Economic & Social Science, Inggris. Bersama sejumlah kawan di Yogya, sepulangnya dari Inggris mendirikan lembaga pendidikan INSIST (Institut Ilmu Sosial Transformatif) pada 1997.

 

Pada era reformasi, Sita serius menangani pendampingan korban kekerasan, diawali dengan korban kekerasan seksual tragedi Mei 1998. Juga pada awal berjalannya Komnas Anti kekerasan terhadap Perempuan, Sita mengawaki program “Penguatan Kapasitas Organisasi Pemberi Layanan Pendampingan bagi Perempuan Korban Kekerasan”. Dua tahun kemudian Sita mencoba pengalaman baru sebagai Program Manager “Indonesia Masa Depan”, sebuah inisiatif dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia.

 

Pada 2001-April 2004, ibu empat anak ini, menjadi advisor program di kantor Partnership. Sejak 2001 Sita kerap diminta menjadi konsultan dan evaluator gender oleh organisasi seperti ILO, TIFA, Ford Foundation, UNDP, DSF (Decentralisation Support & Funds) dan Elsam juga Hickling.

 

Mulai 2002 hingga kini Sita aktif bersama Women Research Institute (WRI) yang ingin mengedepankan institusi ini menjadi pusat pembelajaran dan penelitian berperspektif feminis guna melihat dampak desentralisasi terhadap kehidupan sehari-hari perempuan. ***

Publikasi Terbaru

  • Panduan Pelatihan Kepemimpinan Perempuan

    Panduan Pelatihan Kepemimpinan Perempuan ditulis berdasarkan serangkaian pelatihan peningkatan kapasitas kepemimpinan perempuan yang dilakukan oleh Women Research Institute (WRI) di lima wilayah terpilih, yaitu Padang, Deli Serdang, Mataram, Pekanbaru, dan Jakarta. Hal ini merupakan tindak lanjut dari penelitian yang dilakukan oleh WRI pada 2012 dengan tajuk "Feminist Leaderships Paska Negara Otoritarian Indonesia dalam Mempengaruhi Gerakan Sosial dan Korelasinya dengan Peningkatan...

Lembar Informasi

Press Release

Informasi Terkini